oleh

Ronda Malam Berujung Maut, Pria di Pesawaran Tewas di Tujah Tetangga

Video Seorang Pria Tewas di Tujah Tetangga Samping Rumah

Jurnallampung.com – Ronda malam berujung maut terjadi di Desa Kutoarjo Kecamatan Gedongtatan Kabupaten Pesawaran, penganiayaan berujung maut tersebut diduga karena pelaku tidak terima karena korban membunyikan kentongan ronda terlalu keras, Hingga terjadi penusukan.

Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo dalam rilisnya mengatakan, bahwa peristiwa tersebut terjadi pada sabtu malam sekitar pukul 23.30 Wib, dimana tersangka merasa terganggu suara berisik dari bunyi kentongan kayu yang dipukul oleh korban yang sedang melaksanakan tugas ronda.

Lalu tersangka menegur korban agar tidak memukul kentongan terlalu keras karena menggangu warga yang sedang istirahat, namun korban menjawab ia memukul kentongan untuk membangun warga yang belum datang ronda.

Selanjutnya terjadilah cekcok mulut antara tersangka dengan korban, hingga tersangka mengambil sebilah pisau jenis badik yang diselipkan dipinggang kemudian langsung menusuk perut korban sebelah kiri sebanyak satu kali dan korban terjatuh dijalan, sementara tersangka langsung melarikan diri.

Meski sempat mendapatkan pertolongan medis di RSUD Pesawaran, karena pendarahan yang cukup banyak nyawa korban tidak dapat tertolong.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, Tim Hiu Pawang Polres Pesawaran bersama Polsek Gedongtataan bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka S pada minggu siang sekitar pukul 12.30 Wib, beserta barang bukti pisau jenis badik yang digunakan tersangka.

Tersangka bakal dijerat dengan pasal 338 subsider 351 ayat 3 kuh pidana ancaman 15 tahun penjara. (rls/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed